Ya, pada lap terakhir, tepatnya di tikungan ke-13 Iannone coba menyalip rekannya, Andrea Dovizioso dengan cara yang sedikit nekad. Alhasil keduanya justru bertabrakan dan gagal menguasai podium di bawah Marc Marquez yang menjadi juara.
Bahkan Iannone harus dihukum penalti tiga posisi lebih rendah di balapan selanjutnya. Dari enam balapan terakhir, Iannone gagal finis sebanyak lima kali.
"Saya kecewa berat. Tentu saja saya mengkhawatirkan tim dan rekan saya Andrea. Apalagi memang benar saya yang menabraknya," kata Iannone seperti dilansir Crash.
"Jadi harus mengakhiri balapan seperti ini tidak dapat dipercaya. Saya akan meminta maaf padanya karena hubungan kami selama ini luar biasa," ujarnya menambahkan.
Direktur Teknik Ducati, Paolo Ciabatti tak kalah menyesal melihat kejadian ini. Apalagi ini adalah peluang pertama Ducati meraih poin pada MotoGP 2016.
"Saya tahu Iannone pasti sedih. Mungkin malam ini kami akan pergi keluar bersama daripada tidur cepat," kata Ciabatti.
Sumber : Liputan6.com
No comments:
Post a Comment