"Kegiatan penenggelaman ini merupakan penenggelaman illegal unreported unregulated fishing (IUU) ke tiga di tahun 2016," kata dia di kantornya, Jakarta, Selasa (5/4/2016).
Dalam penenggelaman ini tempat yang dipilih antara lain Batam, Aceh, dan Kalimantan Utara.
Susi mengatakan, pemerintah akan terus menindak tegas para pencuri ikan. Dia mengatakan tindakan tegas dilakukan untuk mewujudkan laut sebagai masa depan bangsa Indonesia.
"Pemerintah tidak akan berhenti melakukan pemberantasan penangkap ikan ilegal," tandas Susi.
Berikut lokasi serta nama-nama kapal yang dimusnahkan Satgas 115:
1. Batam, 5 kapal, terdiri dari 4 kapal Malaysia dan 1 kapal VietnamKM. PPF 609/GT 60/ Malaysia/Trawl
KM. SLFA 4586/GT 26/ Malaysia/Trawl
KM. SLFA 3416/GT 39/ Malaysia/Trawl
KM. SLFA 4421/GT 29/ MalaysiarTrawl
KM. KG 93163 TS/GT 75/ Vietnam/Trawl
2. Tarempa Riau, terdiri dari 2 kapal VietnamKM. BD 96153 TG/GT 45/ Vietnam/ Purse seine
KM. BD 98996 TS/GT 10/ Vietnam/PancingRawai
3. Langsa, Aceh, terdiri dari 3 kapal Malaysia
KM. PKFB 1035 /GT 56,27/ Malaysia/ Trawl
KM. KHF 1959 /GT 64.74/ Malaysia/ Trawl
KM. PKFB 669/ GT 67.20 Malaysia/ Trawl
4. Tarakan, Kalimantan Utara, terdiri dari 2 kapal Malaysia
KM. Manja No. SA-4791-5Fl GT +4/ Malaysia/ 7 ekor ikan hiu
KM. NAGA MAS/ TW 1888/ 6/ F/ Malaysia/ Pukat Trawl
5.Belawan, Sumatera Utara, terdiri dari 1 kapal Malaysia
PSF2436/ Malaysia/ Pukat Trawl
6. Pontianak, Kalimantan Barat, terdiri dari 2 kapal VietnamKM. SINAR 533/ BV 99253 TS
KM. SINAR 228/ BV 3240 TS/ Vietnam/ Pukat Trawl
7. Ranai, Kepulauan Riau, terdiri dari 8 kapal Vietnam
BV 0411 TS/ Vietnam
BV 4889 TS/ Vietnam
BV 95441 TS/ Vietnam
BV 99121 TS/ Vietnam
BV 0397 TS/ Vietnam
BV 93666 TS Vietnam
BL 1096 TS/ Vietnam
BV 95441 TS/ Vietnam.
Sumber : Liputan6.com
No comments:
Post a Comment